Pertumbuhan mahasiswa di Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan (FFIK) menjadi salah satu alasan dilakukan penataan kembali kawasan kampus. Karena jumlah mahasiswa semakin banyak, sebagian aktivitas FIK akan dipindahkan ke kawasan kampus yang baru. Sementara itu, program studi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) tetap berada di lokasi sebelumnya. Kondisi tersebut membuat yayasan menyiapkan kawasan baru di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. DI kawasan dengan luas sekitar 12 hektare tersebut, pembangunan rumah sakit direncanakan berada di bagian depan lahan. Sementara area belakang juga diproyeksikan untuk pengembangan kampus.
Rektor Universitas Abdurrab, Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D, menjelaskan tahun ini, Univrab mencatat lonjakan jumlah mahasiswa baru pada tahun akademik 2026. Sebelumnya jumlah mahasiwa baru 800 orang, tahun ini angkanya meningkat signifikan menjadi 1.119 mahasiswa.
Pertumbuhan mahasiswa baru juga terlihat pada sejumlah program studi, khususnya bidang kesehatan. Prodi Fisioterapi yang sebelumnya menerima sekitar 80 mahasiswa kini meningkat menjadi sekitar 200 mahasiswa. Prodi Farmasi juga mengalami penambahan daya tampung hingga sekitar 250 mahasiswa, seiring bertambahnya tenaga dosen.
Universitas Abdurrab juga telah membuka pendidikan profesi apoteker sehingga lulusan sarjana farmasi memiliki jalur pendidikan lanjutan untuk melanjutkan ke jenjang profesi. Kampus tengah menunggu izin atau Surat Keputusan (SK) untuk sejumlah program pendidikan baru, termasuk S1 Keperawatan, program profesi fisioterapi, serta S2 Teknik Sipil.
Sumber : univrab.ac.id