Rektor Universitas Abdurrab Prof. Susi Endrini mengatakan, benchmarking dilakukan bukan sekadar untuk melihat praktik yang telah berjalan di perguruan tinggi lain, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ULD Universitas Abdurrab.
“Kami ingin memastikan bahwa ULD Universitas Abdurrab tidak hanya hadir secara kelembagaan, tetapi benar-benar mampu memberikan layanan yang dibutuhkan mahasiswa dan sivitas akademika penyandang disabilitas. Karena itu, kami belajar dari perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan layanan disabilitas,” ujar Prof. Susi.
Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi ruang pendidikan yang dapat diakses seluruh mahasiswa tanpa diskriminasi.
“Inklusivitas merupakan bagian dari komitmen Universitas Abdurrab. Setiap mahasiswa memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, berkembang, dan berprestasi. ULD harus menjadi bagian penting dalam mewujudkan komitmen tersebut,” tambahnya.
Ketua ULD Universitas Abdurrab Bdn. Dewi Sartika Siagian, M.Keb, menilai kerja sama dan pertukaran pengalaman dengan UNP dan Unand akan memberikan penguatan terhadap pengembangan sistem layanan ULD di Universitas Abdurrab.
“Kami berharap benchmarking ini menghasilkan pembelajaran yang konkret, mulai dari tata kelola, pendampingan mahasiswa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan jejaring kerja sama. Praktik baik yang kami peroleh akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan ULD Universitas Abdurrab,” ungkap Isna.
Lebih lanjut wanita yang akrab di pangggil Dewi ini menuturkan bahwa penguatan ULD membutuhkan dukungan kelembagaan, sarana prasarana, teknologi, serta sistem pelayanan yang terintegrasi. “Layanan disabilitas tidak dapat berdiri sendiri. Diperlukan dukungan kelembagaan, infrastruktur yang aksesibel, teknologi, serta sistem pelayanan yang terintegrasi. Karena itu, benchmarking seperti ini sangat penting untuk melihat standar dan praktik yang dapat kita adaptasi di Universitas Abdurrab,” jelas Liza.
Universitas Abdurrab dan UNP Tandatangani MoU
Kunjungan ke UNP juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Abdurrab dan Universitas Negeri Padang.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan kedua perguruan tinggi. Kerja sama diharapkan dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, antara lain pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan disabilitas.