SINERGI UNIVERSITAS ABDURRAB DENGAN IDI WILAYAH RIAU DAN PEMKAB SIAK PADA PELANTIKAN PENGURUS IDI WILAYAH RIAU PERIODE 2026-2029

PEKANBARU – Universitas Abdurrab terus memperkuat sinergi dengan organisasi profesi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan serta pengembangan pendidikan kedokteran pada kegiatan Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau Periode 2026–2029 yang diselenggarakan di Gedung Student Center Universitas Riau (UNRI), Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026).

Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Riau periode 2026–2029 memiliki nuansa yang berbeda dibandingkan pelantikan sebelumnya. Selain melantik pengurus wilayah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan tiga pengurus IDI cabang, yaitu IDI Cabang Kepulauan Meranti, IDI Cabang Indragiri Hulu, dan IDI Cabang Siak. Pengurus IDI Wilayah Riau dilantik langsung oleh Ketua Pengurus Besar IDI, Dr. dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H.Kes., sedangkan pelantikan ketiga pengurus cabang dilakukan oleh Ketua IDI Wilayah Riau, dr. Marhan Effendi, M.H., C.M.C.

Dalam kepengurusan IDI Wilayah Riau periode 2026-2029, Dr.dr. Syamsul Bahri Rivai, Sp.OG Wakil Rektor IV Universitas Abdurrab dilantik sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar. Amanah ini  merupakan bentuk kepercayaan IDI Wilayah Riau terhadap Universitas Abdurrab dalam pengembangan pendidikan kedokteran serta peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Provinsi Riau. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki Fakultas Kedokteran, Universitas Abdurrab terus berusaha menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.

Selain agenda pelantikan, kegiatan juga dirangkaikan dengan seminar ilmiah bertajuk “Perlindungan Tenaga Medis: Strategi Menghadapi Sengketa Medis” yang menghadirkan narasumber Prof. Dr. dr. Dedi Afandi, Sp.FM., Sub.FM(K)., M.M., MARS., M.H. dan Dr. dr. Juliana Susanti Gunawan, S.H., M.H.Kes., CCD. Seminar tersebut membahas berbagai strategi yang dapat dilakukan tenaga medis dalam menghadapi potensi sengketa medis, termasuk pentingnya menjunjung tinggi etika profesi, menjalankan standar operasional prosedur (SOP), serta membangun komunikasi yang efektif dengan pasien dan keluarga pasien.

Melalui seminar tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kompetensi klinis, tetapi juga oleh kepatuhan terhadap regulasi, etika profesi, dan kemampuan komunikasi yang baik. Hal ini menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya pelanggaran etik maupun permasalahan hukum dalam praktik kedokteran.

Kegiatan pelantikan turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan dan pemerintahan, di antaranya Asisten I Pemerintah Provinsi Riau Zulkifli Syukur, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Bupati Siak Dr. Afni Z, S.A.P., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala BKKBN, Kepala Divisi Regional BPJS Kesehatan, serta sejumlah organisasi profesi kesehatan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru dan Bupati Siak menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, organisasi profesi, institusi pendidikan, dan masyarakat. Sebagai rumah besar para dokter di Indonesia, IDI memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kesehatan melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme anggotanya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. dr. Syamsul Bahri Rivai selaku Wakil Rektor IV bidang Kerjasama Nasional dan Internasional Universitas Abdurrab juga melakukan diskusi dengan Bupati Siak Dr. Afni Z, S.A.P., M.Si. terkait tindak lanjut kerja sama antara Universitas Abdurrab dan Pemerintah Kabupaten Siak. Salah satu implementasi kerja sama yang telah berjalan dengan baik adalah pemanfaatan RSUD Tengku Rafian Siak sebagai wahana pendidikan bagi mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab.

Kerja sama tersebut telah memberikan manfaat yang signifikan dalam mendukung proses pendidikan klinik mahasiswa kedokteran, sekaligus menjadi wujud kontribusi nyata Universitas Abdurrab dalam mendukung pelayanan kesehatan di daerah. Dengan adanya Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Abdurrab dan Pemerintah Kabupaten Siak, ruang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat terus berkembang.

Dalam diskusi tersebut, Bupati Siak sangat mendukung kerja sama dengan dunia pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi sangat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Selain mahasiswa profesi dokter, berbagai program studi di Universitas Abdurrab juga berpeluang memanfaatkan kerja sama tersebut melalui kegiatan magang, praktik lapangan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Melalui momentum yang baik ini, Universitas Abdurrab terus meningkatkan keseriusan dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melaui kerjasama dengan organisasi profesi dan pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penguatan pendidikan kedokteran, serta percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan di Provinsi Riau.

 

Sumber : univrab.ac.id




Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan


Komentar


Nama

Email

Url


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses