Pria yang akrab dengan panggilan Ken ini menegaskan bahwa dosen dan mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui keterlibatan langsung dalam berbagai program bersama KPU.
'Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori di ruang kelas. Mereka harus hadir di tengah masyarakat untuk belajar, mengabdi, dan memberikan solusi. Melalui kerja sama ini, mahasiswa dapat berpartisipasi dalam edukasi pemilih, riset kepemiluan, hingga pengembangan inovasi teknologi yang mendukung transparansi dan partisipasi publik dalam setiap tahapan pemilu,' tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Indragiri Hilir, Syamsul, menyambut baik terjalinnya kemitraan dengan Fpsikosospol Universitas Abdurrab. Menurutnya, perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan kesadaran politik masyarakat.
'Kami sangat mengapresiasi Fpsikosospol dan Fakultas Teknik Universitas Abdurrab dalam membangun kerja sama ini. KPU tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Dukungan dari kalangan akademisi sangat penting untuk memperkuat pendidikan pemilih, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta menghasilkan kajian-kajian ilmiah yang dapat menjadi masukan bagi penyelenggaraan pemilu di masa mendatang,' ungkap Syamsul.
Syamsul berharap nota kesepahaman tersebut segera diwujudkan dalam berbagai program konkret yang melibatkan dosen dan mahasiswa.
'Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi berlanjut pada berbagai kegiatan nyata hingga pengembangan inovasi digital yang mendukung penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas,' tuturnya.
Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat serta memperkuat budaya demokrasi yang cerdas, partisipatif, dan berintegritas, sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak dalam mendorong kontribusi nyata perguruan tinggi bagi pembangunan daerah dan nasional.
Sumber : univrab.ac.id