Pekanbaru – Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat, tim dosen Teknik Sipil Universitas Abdurrab melaksanakan kegiatan Pendampingan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Penataan Lingkungan Kerja Aman pada industri rumah tangga Bata Ringan Hariskon di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan pada 15 Juni 2026 dengan melibatkan dosen lintas disiplin serta mahasiswa sebagai bentuk kolaborasi akademik dalam memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Tim pengabdian diketuai oleh Puspa Ningrum, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Sipil, bersama anggota Husnah, S.T., M.T., Dr. Ir. Toni Hartono Bagio, M.T., dan dr. Yuharika Pratiwi, M.Kes. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dan Pendidikan Dokter sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).
Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan masih rendahnya pemahaman pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja, belum optimalnya penggunaan alat pelindung diri (APD), serta kondisi lingkungan kerja yang memerlukan penataan agar lebih aman dan produktif. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja maupun gangguan kesehatan akibat proses produksi bata ringan yang menghasilkan debu dan melibatkan aktivitas manual handling.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak mitra dan survei lapangan untuk mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, tim menyusun materi edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra sehingga solusi yang diberikan bersifat aplikatif dan mudah diterapkan pada aktivitas produksi sehari-hari.
Pada sesi edukasi, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), identifikasi risiko kerja, pentingnya penggunaan alat pelindung diri, serta langkah-langkah sederhana dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, serta demonstrasi penggunaan APD yang benar sehingga peserta dapat memahami penerapan K3 secara praktis di tempat kerja.
Setelah kegiatan edukasi, tim pengabdian melaksanakan pendampingan langsung di area produksi. Bersama mitra, tim melakukan identifikasi potensi bahaya, mengevaluasi kondisi lingkungan kerja, serta memberikan rekomendasi penataan area produksi melalui pengaturan ulang lokasi penyimpanan material, pembersihan area kerja, dan pemisahan jalur mobilitas pekerja. Selain itu, dipasang media edukasi berupa poster keselamatan kerja sebagai pengingat bagi pekerja untuk menerapkan budaya kerja yang aman secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari evaluasi program, tim melaksanakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta mengenai K3, disertai observasi terhadap perubahan perilaku pekerja dalam menggunakan APD serta kondisi lingkungan kerja setelah dilakukan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip keselamatan kerja, meningkatnya kepatuhan penggunaan APD, serta semakin tertatanya lingkungan kerja pada industri rumah tangga bata ringan.
Secara keseluruhan, seluruh indikator keberhasilan kegiatan berhasil dicapai, meliputi tingkat partisipasi peserta sebesar 100 persen, peningkatan pengetahuan mengenai K3, meningkatnya kepatuhan penggunaan APD, tersedianya media edukasi keselamatan kerja, serta perbaikan kondisi lingkungan kerja sesuai target yang telah ditetapkan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian memberikan dampak positif dalam membangun budaya keselamatan kerja sekaligus meningkatkan produktivitas usaha mitra.
Melalui kegiatan ini, Universitas Abdurrab kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan mitra industri diharapkan dapat terus berlanjut dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, produktif, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Sumber: univrab.ac.id
